iLha's Blog ^_^
Berbagi manfaat itu adalah pilihan
Selasa, 31 Juli 2018
Pengalaman berhadapan dengan orang besar
Untuk kesekian kalinya saya gagal di tahap wawancara akhir dalam pengrekrutan calon pegawai di perusahaan yang saya daftarkan. Akan tetapi semua saya jadikan pengalaman dan cara saya belajar bahwa untuk membesarkan hati ini bahwa rejeki saya belum ketemu. walau dalam hati sebenarnya saya cukup pede mengatakan "mereke telah gagal merekrut orang seperti saya" hahaha.... mungkin saya terlihat nerves saat wawancara sehingga saya belum bisa lolos pada tahapan akhir itu.
Setelah gagal di tahap tahap terakhir seleksi calon pegawai di perusahaan yang saya daftarkan, tak menyurutkan semangat dan motivasi diri ini untuk tetap meraih mimpi menjadi orang yang sukses dengan tantangan-tantangan yang ada. Alhamdulillah walaupun gagal di tahap terakhir seleksi pegawai salah satu pembiayaan terbesar di indonesia kemarin, hari ini Allah menggantikannya dengan kesempatan untuk mengikuti seleksi awal (Psikotes) perusahaan (PT) di bidang kertas di makassar. Saya selalu yakin bahwa Allah selalu menggantikan kegagalan dengan kesuksesan, walaupun belum hari ini. Intinya berusaha dan mempersiapkan mental adalah hal terpenting, disamping memohon pertolongan Allah. Berikut tips move on dari kegagalan:
1. Yakin bahwa rejeki mu belum ada di tempat itu
2. Percaya bahwa rejeki mu ada dan kamu harus menjemputnya.
3. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan batu loncatan untuk memperbaiki kesalahan. Pernah dengar? (pengalaman adalah hal yang termahal yang tak bisa kau beli)
4. Berusaha mencari dan menjemput rejeki mu kembali di tempat yang telah di janjikan Allah disamping berdoa untuk dimudahkan urusanmu.
#semogabermanfaat
Senin, 30 Juli 2018
SATU tahun usia BISNIS KECILku
Mandiri bukanlah ajang untuk menyatakan bahwa kamu tak butuh bantuan orang lain, namanya manusia,makhlus sosial, butuh untuk berinteraksi. Alhamdulillah bulan ini tepat setahun bisnis kecil ini aku jalankan, tujuan awalnya adalah memenuhi kebutuhanku akan materi, disamping titak ingin merepotkan orang tua, aku juga ingin menjadi panutan bagi saudara saudaraku agar bisa terlihat sedikit mandiri dimata mereka. Tahun lalu aku sempat berpikir bahwa kelak ketika aku menyandang gelar kesarjanaan, tidaklah menjamin aku mampu memenuhi kebutuhanku selepas study selesai, hingga akhirnya aku memutuskan untuk memulai usaha kecil ini. Begitu banyak rintangan, duka dan masalah yang hadir dalam membangun usaha kecilku ini, namun semua dapat ku lalui hingga satu tahun berjalan, yang semakin lama aku merasa produk ku terkenal hingga ke beberapa daerah, bahkan menyebrang pulau.Subhanallah... sungguh aku tak pernah menyangka akan keberhasilan ini (aku menganggapnya). Namun aku tetap sadar bahwa semakin tinggi suatu pohon maka semakin kencang angin yang menerpanya. Semoga @nhkadoku bisa tetap berjaya tanpa meninggalkan setitik kerugian bagi konsumen. SALAM PEMUDA KREATIF
Rabu, 23 Desember 2015
IR
tak mudah untuk mengharap dan mewujudkan yang kita mau, sama seperti sekarang ini, berada di keramaian bersama dia, namun kamu tahu satu hal? bahwa aku ingin ada bercuap di antara kami saat ini, namun hal yang sangat sulit..
feel kami belum menyatu, dia hanya berhadapan dengan gadgetnya sekarang ini, iyaaa dia lagi nonton sebuah tutorial seni.
lelaki yang suka dengan sentuhan seni dalam hidupnya mungkin sedikit berbeda dengan yang lainnya :)
#selamat menikmati malam bersama rintik hujan dan ramainya warkop malam ini
Selasa, 05 Agustus 2014
Awal Agustus
Seketika aku merasa aneh saat aku berada di ruang 3X3 dengan latar berwarna cokelat papan itu -_- . tak ada seorangpun disini, aku merasa sesak, aku merindu pada 54000 detik sebelum awal agustus ini. tililiiiiiiittt...tililiiiiittt....tiiliiiliiittt.... (baca sesuai dering telepon kalian). telepon ku kembali berdering untuk kedua kalinya di hari ini, "papa" deringan dari papa pun kua angkat dengan mata berbinar-binar. "Assalamualaikum" bunyi yang pertama ku dengar sesaat setelah menekan tombol hijau di telephon genggam ku, ku jawab salamnya, dan ku ucapkan semua keluhanku karena tidak tahan di tempat ini, tidak tahan karena jauh dari mereka, mama, papa, adik dan semua anggota rumah.
tidak tahan hidup sendiri tanpa seorang yang mampu memberikan perhatian lebih.
tidak tahan hidup sendiri tanpa seorang yang mampu memberikan perhatian lebih.
Selasa, 01 Juli 2014
"apalah artinya"
. . . Saat yang tidak diduga-duga, saat yang tidak di
sangka-sangka, saat yang tak dapat diterka. Dia datang begitu saja tanpa
mengetahui suasana hati yang akan ia landasi, dia adalah berita ke-mati-an. Tak
seorangpun yang tahu ajal dirinya, maupun orang lain. Namun saat berita
kematian seseorang melayang ditelinga dan berhembus di permukaan otak, maka
yang terlintas adalah kejadian kematian tersebut. Pernakah kita melintaskan
pemikiran akan bagaimana jikalau kita yang berada pada posisi tersebut? Tak
jarang juga dari kita yang takut memikirkan itu. Namun ketika kita
merenungkannya lebih dalam, sesaat
sebelum memejamkan mata dan merehatkan tubuh yang lelah beraktivitas seharian
sebenarnya apa yang kita rasakan ? takut kah, senangkah, atau berfikirkah kita
tentang perbuatan kita selama berada di bumi? Namun sebelum semuanya terlambat,
mari kita memanfaatkan nafas yang diberikan oleh-NYA untuk beribadah
kepada-NYA . . .
selamat jalan yang telah mendahului menghadap pada-NYA, dan selamat memanfaatkan sisa nafas bagi kita yang masih ada di dunia ini...
Senin, 28 Oktober 2013
ASPEK SEJARAH MARITIM
Sebagai negara
kepulauan terbesar di dunia, dengan luas wilayah 5,8 juta km per segi dan
panjang garis pantai 95.181 km, sudah sepatutnya Indonesia memiliki
strategi maritim yang baik. Hal tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya,
politik, keamanan dan pertahanan.
Dari aspek kehidupan sosial
dan budaya, sejarah menunjukkan bahwa bangsa Indonesia pada masa lalu memiliki
pengaruh besar di wilayah Asia Tenggara. Terutama melalui kekuatan maritim di
bawah Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Tak heran, wilayah laut Indonesia
dengan luas dua pertiga Nusantara diwarnai banyak pergumulan kehidupan di laut.
Dalam catatan sejarah terekam bukti-bukti bahwa nenek moyang bangsa Indonesia
menguasai lautan besar. Bahkan, mampu mengarungi samudra luas hingga ke pesisir
Madagaskar, Afrika Selatan.Penguasaan lautan baik di masa kejayaan Kerajaan
Sriwijaya, Majapahit maupun kerajaan-kerajaan Bugis-Makassar, lebih merupakan
penguasaan de facto daripada penguasaan atas suatu konsepsi
kewilayahan dan hukum.
Dalam strategi besar
Majapahit mempersatukan wilayah Indonesia melalui Sumpah Amukti Palapa dari
Mahapatih Gajah Mada. Kerajaan Majapahit telah banyak mengilhami pengembangan
dan perkembangan nilai-nilai luhur kebudayaan Bangsa Indonesia sebagai manifestasi
sebuah bangsa bahari yang besar. Sayang, setelah mencapai kejayaan, Indonesia
terus mengalami kemunduran. Terutama setelah masuknya VOC dan kekuasaan
kolonial Belanda ke Indonesia. Perjanjian Giyanti pada 1755 antara Belanda
dengan Raja Surakarta dan Yogyakarta mengakibatkan kedua raja tersebut harus
menyerahkan perdagangan hasil wilayahnya kepada Belanda. Sejak itu, terjadi
penurunan semangat dan jiwa bahari bangsa Indonesia, dan pergeseran nilai
budaya, dari budaya bahari ke budaya daratan. Namun, budaya bahari Indonesia
tidak boleh hilang karena alamiah Indonesia sebagai negara kepulauan terus
menginduksi, dan membentuk budaya maritim bangsa Indonesia.
Catatan penting sejarah
maritim ini menunjukkan, dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia
Tenggara, Indonesia memiliki keunggulan budaya bahari secara alamiah.
Berkurangnya budaya bahari lebih disebabkan berkurangnya perhatian pemerintah
terhadap pembangunan maritim.
Kamis, 03 Mei 2012
Langganan:
Komentar (Atom)

