Selasa, 05 Agustus 2014

Awal Agustus

Seketika aku merasa aneh saat aku berada di ruang 3X3 dengan latar berwarna cokelat papan itu -_- . tak ada seorangpun disini, aku merasa sesak, aku merindu pada 54000 detik sebelum awal agustus ini. tililiiiiiiittt...tililiiiiittt....tiiliiiliiittt.... (baca sesuai dering telepon kalian). telepon ku kembali berdering untuk kedua kalinya di hari ini, "papa" deringan dari papa pun kua angkat dengan mata berbinar-binar. "Assalamualaikum" bunyi yang pertama ku dengar sesaat setelah menekan tombol hijau di telephon genggam ku, ku jawab salamnya, dan ku ucapkan semua keluhanku karena tidak tahan di tempat ini, tidak tahan karena jauh dari mereka, mama, papa, adik dan semua anggota rumah.
tidak tahan hidup sendiri tanpa seorang yang mampu memberikan perhatian lebih.

Selasa, 01 Juli 2014

"apalah artinya"

. . .  Saat yang tidak diduga-duga, saat yang tidak di sangka-sangka, saat yang tak dapat diterka. Dia datang begitu saja tanpa mengetahui suasana hati yang akan ia landasi, dia adalah berita ke-mati-an. Tak seorangpun yang tahu ajal dirinya, maupun orang lain. Namun saat berita kematian seseorang melayang ditelinga dan berhembus di permukaan otak, maka yang terlintas adalah kejadian kematian tersebut. Pernakah kita melintaskan pemikiran akan bagaimana jikalau kita yang berada pada posisi tersebut? Tak jarang juga dari kita yang takut memikirkan itu. Namun ketika kita merenungkannya  lebih dalam, sesaat sebelum memejamkan mata dan merehatkan tubuh yang lelah beraktivitas seharian sebenarnya apa yang kita rasakan ? takut kah, senangkah, atau berfikirkah kita tentang perbuatan kita selama berada di bumi? Namun sebelum semuanya terlambat, mari kita memanfaatkan nafas yang diberikan oleh-NYA untuk beribadah kepada-NYA . . .

selamat jalan yang telah mendahului menghadap pada-NYA, dan selamat memanfaatkan sisa nafas bagi kita yang masih ada di dunia ini...